KOMPUTER LEMBAGA KEUANGAN PERBANKAN – Kredit Usaha Kecil (KUK)

Posted: April 10, 2011 in Komputer Lembaga Keuangan Perbankan
Tag:

KOMPUTER LEMBAGA KEUANGAN PERBANKAN

Murdiana Utami – 10208861 – 3EA11

Tugas 4

Kredit Usaha Kecil (KUK)

Kredit Usaha Kecil adalah kredit atau pembiayaan dari Bank untuk investasi dan atau modal kerja, yang diberikan dalam Rupiah dan atau Valuta asing kepada nasabah usaha kecil dengan plafond kredit keseluruhan maksimal Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) untuk membiayai usaha yang produktif.

Kriteria usaha kecil dan kredit usaha kecil tersebut adalah :

  1. Usaha kecil adalah usaha yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 50.000.000,00 sampai dengan paling banyak Rp. 500.000.000,00 tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha serta memiliki penjualan tahunan lebih dari Rp. 300.000.000,00 sampai dengan paling banyak Rp. 2.500.000.000,00 (Undang-Undang No. 20 Bab IV Pasal 6 tentang usaha mikro, kecil dan menengah).
  2. Usaha kecil adalah usaha dengan nilai aset tetap (di luar tanah dan bangunan) paling besar Rp. 200.000.000,00 dengan omzet per tahun maksimal Rp. 1.000.000.000,00 (Undang-Undang No. 9 Tahun 1995)
  3. Usah kecil adalah usaha yang memiliki pekerja 1-19 orang (Biro Pusat Statistik).
  4. Kredit Usaha Kecil adalah penyaluran kredit dengan skala antara Rp. 50.000.000,00 sampai dengan Rp. 500.000.000,00 (Definisi Bank Indonesia).

 

Prinsip 5C Pada Keputusan Kelayakan Pemberian Kredit

Dalam keputusan kelayakan pemberian kredit bagi calon debitur, lembaga keuangan seperti ank-bank formal umumnya memiliki standar penilaian tertentu. Standar yang sering dipakai bank tersebut adalah prinsip 5C, yaitu :

  1. Character : dasar dari pemberian kredit adalah kepercayaan. Kepercayaan bank akan dipengaruhi oleh penilaian bank terhadap debitur dari segi moral, watak serta rasa tanggung jawab baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam menjalankan usahanya.
  2. Capacity : penilaian kemampuan  debitur untuk melunasi kewajibannya dari hasil kegiatan usaha yang dilakukannya yang akan dibiayai bank.
  3. Capital : jumlah dana / modal sendiri yang dimiliki oleh calon debitur.
  4. Collateral : asset atau surat berharga yang dapat diserahkan kepada bank oleh calon debitur sebagai jaminan atas kredit yang akan diterimanya.
  5. Condition of Economy : bank juga harus memahami kondisi atau situasi yang terjadi disekitarnya.

KUK-Kredit Investasi

Kredit Investasi adalah kredit jangka menengah/panjang yang diberikan kepada (calon) debitur untuk membiayai barang-barang modal dalam rangka rehabilitasi, modernisasi, perluasan ataupun pendirian proyek baru, dengan jangka waktu maksimal 10 tahun.

KUK-Kredit Modal Kerja

Kredit Modal Kerja adalah kredit yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja yang habis dalam satu siklus usaha.

KUK-Kredit Modal Kerja Kontraktor

Kredit Modal Kerja Kontraktor adalah kredit yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja khusus bagi usaha jasa kontraktor yang habis dalam satu siklus usaha.

KUK-Channeling

Channeling adalah Kredit Modal Kerja atau Kredit Investasi yang diberikan melalui kerjasama dengan Lembaga pembiayaan atau Bank Umum lainnya.

Ketentuan :

  • Berbentuk usaha perorangan, badan usaha yg tidak berbadan hukum atau badan usaha yg berbadan hukum termasuk koperasi
  • Berdiri sendiri atau tidak berafiliasi dengan usaha menengah atau usaha besar
  • Milik WNI
  • Kekayaan bersih maksimal Rp. 200 .000.000,-.
  • Hasil penjualan tahunan paling banyak Rp 1.000.000.000,-
  • Share dana sendiri minimal 20%

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s