Cara Berbicara Pada Seseorang yang baru diKenal

Posted: April 6, 2010 in pendidikan kewarganegaraan

KOMUNIKASI YANG EFEKTIF MELALUI PENGEMBANGAN ETIKET

Istilah etiket berasal dari bahasa Perancis etiquette yang berarti kartu undangan khusus dipakai raja-raja untuk menyelenggarakan pesta. Lama kelamaan, istilah etiquette berkembang maknanya, bukan berarti kartu kartu undangan, tetapi lebih menitikberatkan pada tata cara berbahasa yang sopan, tata cara menerima tamu di rumah atau di kantor, serta sopan santun yang lainnya yang berlaku dalam pergaulan.

Jadi, etiket adalah aturan sopan satun dalam pergaulan yang berdasarkan rasa hormat terhadap orang lain. Dalam buku karangan lady troubridge yang berjudul book of etiquette, makna etiket dikatakan sebagai berikut :

Etiket adalah suatu kunci untuk membuka pintu gerbang kehidupan uang lebih luas, diman kita dapat menemukan kebahagiian pergaulan yang lebih baik.

Manfaat efiket

Pengetahuan tentang etikek sangat bermaafat dalam kehidupan kita sehari-hari.
Dengan kita mengetahui etiket, kita dapat lebih mudah berinteraksi dengan orang lain. Selain itu, kita juga kan (lebih) dihargai, dihormat dan disenangani oleh oarang-orang di senangi oleh orang-orang disekitar kita.

Secara lebih rinci, manfaat etiket dapat dijabarkan sebagai berikut :

  1. Untuk menciptakan suasana yang menyenangkan dengan rekan sekerja maupun kenalan dan teman-teman kita.
  2. Untuk dapat lebih percaya diri dalam menghadapi orang-orang dariberbagai lapisan masyarakat
  3. Untuk meningkat citra pribadi maupun citra perusahaan.

Perbedaan etiket

Dasar dari aturan-aturan yang terkandung dalam etiket berasal dari adat istiadat atau tradisi dari suatu suku atau bangsa tertentu, padahal kehidupan bermasyarakat tidaklah sama di mana-mana. Hal ini menyababkan etiket di suatau negara/daerah berbeda atau bahkan bertentangan dengan etiket dari negara/daerah lainya.


Kesan pertama

Membuat kesan pertama yang baik sangatlah penting sebab orang pada umumnya menilai kita berdasarkan kesan pertama kita terhadapnya, yaitu berupa :

  1. Penampilan
  2. Ekspresi wajah (senyum)
  3. Personal contact (cara jabat tangan)
  4. Cara bicara
  5. Suara

Dalam pergaulan, kontak pertama dengan seseoarang baru terjadi pada saat berkenalan.

Cara berkenalan

Ketika berkenalan dengan seseorang, baik itu memperkenalkan diri maupun diperkenalkan orang lain, perhatikan hal-hal berikut ini :

  1. Yang muda diperkenalkan kepada yang lebih tua.
  2. Pria diperkenalkan kepada wanita (kecuali jika pria tersebut adalah orang yang harus dihormati seprti : presiden, menteri, gebernur, tokoh agama, duta besar negara asing)
    Waktu memperkenalkan seseorang berilah sedikit keterangan mengenai orang bersangkutan supaya komunikasi cepat lancar.
  3. Cara berjabat tangan

Pada saat kita berjabat tangan dengan seseorang, ada beberapa hal yang kita    perhatikan, yaitu :

–          Ulurkan tangan

–          Jabatlah tangan dengan sedikit menekan

–          Tataplah mata

–          Senyum

–          Tubuh sedikit condong ke depan

–          Jika kurang jelas mendengar nama oarang, boleh tanya lagi

–          Wanita maupun pria yang berusia lebih tua atau kedudukannya lebih tinggi mengulurkan tangan lebih dulu waktu berkenalan

–          Tuan dan nyonya rumah selalu berdiri untuk menyambut tamu yang baru datang atau tamu yang akan pulang.

–          Dalam pergaulan, wanita dapat didahulukan (lady first) atau tergantung etika yang disepakati dalam organisasi, akan tetapi di kantor, kedudukan pangkat atau jabatanlah yang menentukan siapa yang harus didahulukan.

Cara Brebicara

Cara berbicar adalah sangat penting, baik dalam pergaulan sehari-hari maupun dalam dunia bisnis. Karena itu, pada saat berbicara kita perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut.

  1. Melihat/ menatap lawan bicara
  2. Suara harus jelas terdengar
  3. Ekspresi wajah yang ceria
  4. Mengunakan tata bahasa yang baik
  5. Memberikan penjelasan yang singkat dan mudah di fahami
  6. Mengusahakan pembicara yang menarik

Berhasil tidaklah pembicara kita bergantung pada usaha kita menjadi pembicaraan itu menarik, makanya kita harus :

  • Berkeinginan menyengkan lawan bicara
  • Memiliki pengetahuan umum yang luas, banyak membaca
  • Bisa menyesuaikan diri dengan lawan bicara
  • Memperhatikan lawan bicara
  • Memiliki rasa humor
  • Memberikan komentar berdasarkan pengetahuan atau pengalaman
  • Tahu memberi pujian (compliment)
  • Bisa menjadi pembicara yang baik

Yang harus di hindari dalam pembicaraan ada hal-hal yang harus di hindari karena dapat menghambat atau bahkan merusak jalannya pembicaraan tersebut, hal-hal di maksud adalah :

  • Memotong pembicaraan orang (sabarlah mendengarkan)
  • Memonopoli pembicaraan (usahakan berbicara secara bergiliran)
  • Membicarakan diri sendiri (cukup 4 sampai 5 kalimat saja)
  • Membicarakan hal yang buruk sensitif agama, suku, ras ataupun politik
  • Menanyakan soal-soal yang sifatnya pribadi
  • Bergunjing/bergosip

Kita dapat membuka pembicaraan dengan soal-soal yng bersifat umum, misalnya mengenai kejadian aktual, olahraga, hobi, pengalaman lucu atau unik, kesenian, sejarah, kebudayaan.

Pembicaraan yang efektif

Keberhasilan suatu npembicaraan selain karena topiknya menarik,terutama karena pembicaraan tersebuut efektif.Kita bisa mebuat suatu pembicaraan menjadi efektif apabila kita:

  1. luwes dalam bergaul
  2. memiliki percaya diri tidak gugup
  3. mengetahui arah pembicaraan apa yang di harapkan dari pembicara)

Sumber : http://www.google.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s